Entrepreneur Training Unit (ETU) Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) terus berkomitmen menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui agenda tahunan berupa Sosialisasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang kembali digelar di Gedung Kantor Utama, Ruang Multimedia Lantai 2 Poliban pada Selasa (10/03/2026).
Koordinator Kewirausahaan ETU Poliban, Nadia Putri Utami mengatakan sosialisasi kali ini digelar secara hybrid, yakni melalui daring dan luring.
“Tahun ini kita gelar secara hybrid, jadi teman-teman mahasiswa yang sudah pulang kampung masih bisa mengikuti secara online sehingga tetap mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menulis proposal agar bisa memperoleh hibah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, animo mahasiswa dalam mengikuti sosialisasi PMW setiap tahun terus meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut yang mencapai ratusan orang.
“Selalu bertambah untuk peserta sosialisasi. Namun, untuk yang mendapatkan hibah tentu dibatasi karena menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dana hibah. Tahun kemarin dana hibah kurang lebih Rp150 juta dan itu kami bagikan kepada ide-ide kreatif mahasiswa untuk menjalankan usahanya. Jika ke depan dana hibah meningkat, jumlah penerima juga akan kami sesuaikan agar bisa menjangkau lebih banyak mahasiswa,” jelas Nadia.
Untuk memperkaya wawasan sekaligus memacu motivasi mahasiswa, Poliban menghadirkan wirausahawan muda yang bergerak di bidang pembuatan resin art, Nor Azizah.
Perempuan yang kerap disapa Zizah ini juga merupakan alumni Poliban angkatan 2025. Ia hadir untuk membagikan pengalaman serta tips memulai usaha kepada para peserta sosialisasi.
“Namanya usaha pasti bermula dari kesukaan. Saya dulu sangat suka resin ini, lalu mencoba mengajukan proposal PMW dan alhamdulillah diterima. Dari situ akhirnya saya juga bisa mendapatkan rezeki melalui usaha resin ini,” ucapnya.
Zizah menuturkan, kemampuan berwirausaha sangat penting dimiliki oleh mahasiswa agar ketika lulus tidak hanya mengandalkan pendidikan formal saja.
“Saya bersyukur di Poliban diberi kesempatan menerima hibah melalui program PMW ini karena dananya cukup besar. Selain itu kita juga dibimbing, jadi banyak belajar dan didukung oleh Poliban, terutama bapak dan ibu di tim PMW. Jadi buat mahasiswa lainnya, kalian harus berani mulai dulu. Ajukan saja ide yang kalian punya, karena dari situ bukan hanya pemasukan yang bertambah, tetapi juga proses dan pengalaman yang didapat,” pesannya.