Rapat Kerja Aliansi Dosen Akademik dan Kevokasian Seluruh Indonesia (ADAKSI) DPC Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) yang dirangkaikan dengan Seminar Optimisme Rapelan Tunjangan Kinerja (Tukin) Dosen Tahun 2020–2024 berlangsung sukses. Kegiatan ini digelar di Gedung Kantor Utama Poliban, Ruang Multimedia Lantai 2, Selasa (03/02/2026).
Direktur Poliban, Joni Riadi, yang turut hadir dan membuka kegiatan, menyampaikan bahwa rapat kerja tersebut menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan Hari Dosen Nasional yang diperingati setiap tanggal 03 Februari.

“Ini merupakan momentum reflektif untuk menegaskan kembali peran strategis dosen sebagai pendidik profesional, penggerak ilmu pengetahuan, serta pilar utama kemajuan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Dosen Nasional seharusnya tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kebijakan yang adil, konsisten, dan berpihak pada profesionalisme dosen, termasuk dalam pemenuhan hak tunjangan kinerja secara utuh dan tepat waktu.
“Alhamdulillah, berkat perjuangan teman-teman ADAKSI, pada tahun 2025 hampir seluruh dosen di Indonesia telah merasakan pencairan tunjangan kinerja yang diberikan pemerintah untuk menunjang profesionalisme dosen,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Joni Riadi juga mengajak seluruh dosen, khususnya di lingkungan Poliban, untuk terus bergandeng tangan dalam mewujudkan pembelajaran yang bermutu, penelitian yang produktif, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Yuan Perdana, menuturkan bahwa rapat kerja ADAKSI kali ini menghadirkan narasumber dari Politeknik Negeri Tanah Laut, yakni Dr. Fatimah, S.Si., M.P., yang memberikan perspektif dan wawasan tambahan dalam sesi diskusi.
“Berdasarkan rapat bersama tim ADAKSI dari DPP dan DPW, kegiatan hari ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai wadah koordinasi serta untuk mengangkat berbagai isu terkait tuntutan pemenuhan hak dosen di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Yuan menegaskan, melalui rapat kerja ini diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi ADAKSI DPC Poliban, menyusun langkah-langkah strategis yang terukur, serta menyatukan sikap dalam memperjuangkan hak dosen secara konstitusional, beretika, dan berkelanjutan.
“Perjuangan ini memang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan solidaritas yang kuat di antara kita semua. Oleh karena itu, pembahasan mengenai rapelan tunjangan kinerja dosen yang diangkat dalam seminar ini menjadi bagian dari upaya menegakkan keadilan serta penghargaan terhadap profesionalisme dosen,” tandasnya.