Program “ELVI SUKESI” (Electric Vehicles Sukses Reparasi & Konversi) yang digagas Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) bersama PT PLN Kalselteng mendapat penilaian positif dari Direktur Poliban, Joni Riadi.

Joni Riadi mengatakan, program yang telah berjalan selama dua tahun ini memberikan dampak berkelanjutan dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik, khususnya sepeda motor listrik, sekaligus peningkatan sumber daya manusia di bidang vokasi.

“Program ELVI SUKESI ini terjalin dengan sangat baik selama dua tahun terakhir. Motor yang dikonversi menjadi motor listrik pun sudah cukup banyak,” ujarnya saat diwawancarai pada kegiatan kuliah umum dan penutupan Program ELVI SUKESI Tahun 2025 di Ruang Multimedia Poliban, Selasa (23/12/2025).

Ia menyampaikan, program tersebut menjadi wujud nyata peran pendidikan vokasi yang bersinergi dengan PT PLN serta sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam mencetak tenaga teknis yang terampil di bidang kendaraan listrik.

“Sebagaimana yang dilaporkan PIC Bengkel Konversi Otomotif Poliban, Program ELVI SUKESI telah banyak melatih guru, siswa, dan mahasiswa. Program ini berdampak pada peningkatan fasilitas, pengetahuan, serta keterampilan peserta terkait energi bersih di bidang kendaraan listrik. Tentunya, saya berharap program yang sangat bermanfaat ini dapat terus berlanjut ke depannya,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Senior Manajer Keuangan, Komunikasi, dan Umum PT PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Faharudin Fajar, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap keberlanjutan Program ELVI SUKESI.

Menurutnya, program konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik tersebut turut mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi vokasi.

“Program ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat melalui kegiatan yang secara nyata terbukti mampu mengurangi permasalahan emisi gas buang kendaraan,” tuturnya.

Ia berharap, kerja sama ke depan dapat terus ditingkatkan dengan menghadirkan berbagai inovasi untuk mendukung kemajuan otomotif berbasis kendaraan listrik.

Sementara itu, PIC Bengkel Konversi Otomotif Poliban, Yuan Perdana, menjelaskan bahwa Program ELVI SUKESI tidak hanya memberikan dukungan berupa fasilitas pelatihan, tetapi juga membantu dalam proses administrasi dan perizinan.

“Pada tahun ini, sebanyak sepuluh sepeda motor berbahan bakar minyak dari berbagai merek berhasil dikonversi menjadi motor listrik. Harapannya, program ini dapat kembali dilanjutkan pada tahun mendatang,” pungkasnya.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) berhasil meraih lima penghargaan dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025. Penghargaan tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari Penyelenggaraan SAKIP Terbaik, Humas, hingga Manajemen Keprotokolan.

Penghargaan diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI) dalam acara yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Kabar membanggakan ini disampaikan langsung oleh Direktur Poliban, Joni Riadi. Ia menyebut ajang Anugerah Diktisaintek menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk menunjukkan peran dan kontribusinya kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini Poliban berhasil meraih lima penghargaan, di antaranya Gold Winner Kategori Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja Subkategori Manajemen Keprotokolan, serta Gold Winner Kategori Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja Subkategori Penyelenggaraan SAKIP Terbaik Tahun 2024,” ujarnya.

Ia melanjutkan, Poliban juga meraih Silver Winner Kategori Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA Award) Subkategori Institusi Perguruan Tinggi Vokasi Klaster Utama dengan skor pengabdian kepada masyarakat tertinggi periode 2022–2024.

Selain itu, Silver Winner Sub Kategori Insan Humas diraih oleh Rizki Apriana dari Politeknik Negeri Banjarmasin, serta Bronze Winner Kategori Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja Subkategori Media Sosial.

Joni Riadi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh rekan satuan kerja di lingkungan Politeknik Negeri Banjarmasin, termasuk Tim Humas, Tim SAKIP, serta Tim P3M, yang telah berkontribusi dan bekerja secara konsisten dalam mendukung berbagai program dan kegiatan institusi.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan kita bersama. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan bangsa dan negara,” tuturnya.

Sementara itu, Rizki Apriana mengaku bangga atas capaian yang diraih. Menurutnya, ini menjadi pengalaman pertama bagi Tim Humas Poliban mengikuti ajang nominasi dan berhasil meraih penghargaan.

“Ini pertama kalinya Tim Humas Poliban mengikuti nominasi dan berhasil meraih penghargaan. Harapannya, ke depan humas dan protokoler Poliban dapat terus berkembang dan semakin baik, siapa pun yang nantinya menjabat,” ungkapnya.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Poliban dalam meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan, khususnya di bidang tata kelola, kehumasan, dan pengabdian kepada masyarakat.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Siswa dan guru SMK jurusan otomotif di Kalimantan Selatan antusias mengikuti pelatihan konversi motor listrik yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) melalui Jurusan Teknik Mesin, Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Otomotif, pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan berlangsung di Gedung O, Bengkel Konversi Listrik Poliban.

Koordinator Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Otomotif, Raybian Nur, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan hari kedua dari rangkaian kegiatan. Pada hari kedua, peserta diberikan pembekalan materi sebelum melakukan praktik konversi motor konvensional menjadi motor listrik.

“Hari ini adalah hari kedua. Sebelumnya, pada hari pertama dilakukan pembukaan kegiatan pelatihan. Hari ini para peserta diberikan materi terkait pengenalan komponen-komponen kendaraan listrik. Salah satunya adalah baterai, kemudian BLDC dan controller, yang merupakan komponen utama sebagai penggerak kendaraan,” ungkapnya.

Raybian menjelaskan, materi yang disampaikan juga mencakup jenis-jenis baterai yang umum digunakan pada kendaraan listrik, yakni baterai litium serta SLA atau VRLA, beserta kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

“Kemudian terkait jenis-jenis BLDC, ada tipe hub, tipe mid, dan tipe side yang banyak digunakan di jalan. Itu yang dijelaskan hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian materi teori sangat penting sebelum praktik, agar peserta memiliki gambaran mengenai komponen motor listrik yang akan digunakan.

“Setelah materi, peserta diajak praktik mengonversi motor konvensional menjadi motor listrik yang di dampingi oleh koordinator program motor listrik pak Yuan Perdana. Proses praktik nya meliputi penggantian engine dengan BLDC, ECU diganti dengan controller, serta pelepasan tangki bahan bakar yang kemudian dialihfungsikan sebagai tempat baterai. Proses terakhir adalah uji coba kendaraan dengan berkeliling di area kampus,” tuturnya.

Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan penggunaan aplikasi Juken 10 untuk menganalisis performa kendaraan berdasarkan pengaturan yang digunakan.

“Dengan aplikasi tersebut, peserta bisa melihat hasil dari setiap pengaturan yang diterapkan pada kendaraan listrik,” tambahnya.

Raybian berharap, setelah pelatihan selesai, para peserta dapat memahami materi dan menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing.

“Terutama bagi para guru, diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat kepada siswa-siswanya. Selain itu, kami juga berharap terjalin kerja sama antara Program Studi Otomotif Poliban dengan sekolah-sekolah, khususnya yang memiliki jurusan otomotif di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Politeknik Negeri Banjarmasin melalui Jurusan Teknik Mesin, Program Studi D4 Teknik Rekayasa Otomotif, menyelenggarakan kuliah umum dan pelatihan konversi kendaraan listrik pada Senin (15/12/2025). Kegiatan ini bertempat di Gedung Kantor Utama, Ruang Multimedia Lantai 2 Poliban.

PIC Bengkel Konversi Otomotif Poliban, Yuan Perdana, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program “ELVI SUKESI” (Electric Vehicles Sukses Reparasi & Konversi) yang bekerja sama dengan PT PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng). Program tersebut akan diselenggarakan selama tiga hari, yakni pada 15–17 Desember 2025.

“Tujuan dari pelatihan kali ini adalah mengupas tuntas terkait kendaraan konversi. Program ini sebenarnya merupakan program pemerintah pada era sebelumnya, dan kini kami mencoba membandingkannya dengan berbagai produk kendaraan listrik yang sudah ada di pasaran,” ungkap Yuan.

Yuan menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh para guru dan siswa SMK jurusan otomotif, khususnya yang berasal dari Kalimantan Selatan.

“Semoga peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat membawa ilmu yang diperoleh ke dalam kelas dan menjadikannya sebagai media pembelajaran. Siapa tahu nantinya sekolah mereka dapat membuka praktik kendaraan listrik,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Program Studi D4 Teknik Rekayasa Otomotif, Raybian Nur, mengatakan bahwa pelatihan ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya pelestarian lingkungan, khususnya dalam mengurangi permasalahan emisi gas buang kendaraan.

“Kenapa kita harus melakukan konversi dari ICE (Internal Combustion Engine) ke kendaraan listrik? Ketika melihat kelangkaan bahan bakar, saya justru berpikir bahwa inilah salah satu dampak positif dari konversi kendaraan. Saat orang harus mengantre di SPBU, kendaraan listrik bisa tetap melaju. Di situlah salah satu keuntungannya,” ucap Raybian.

Raybian berharap, pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait konversi kendaraan listrik.

“Para peserta juga akan diajarkan prinsip kerja motor listrik. Harapannya, selama tiga hari pelatihan ini, mereka dapat pulang dengan membawa ilmu yang bermanfaat,” tutupnya.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Sebanyak 88 sekolah jenjang SMA/MA/SMK se-Kalimantan Selatan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) di Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kantor Utama, Ruang Multimedia Lantai 2 Poliban pada Senin (08/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan mempererat kolaborasi dan kemitraan antara Poliban dan sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan, khususnya dalam memperkuat pemahaman mengenai program studi, peluang kuliah di Poliban, serta pengembangan kerja sama di bidang pendidikan.

Direktur Poliban, Joni Riadi, membuka sekaligus menjadi narasumber kegiatan tersebut. Ia hadir bersama Wakil Direktur I Bidang Akademik, H. Ahmad Rizani.

“Tentu kita ingin tidak hanya melaksanakan FGD saja. Ke depan bisa ada banyak hal yang kita lakukan untuk sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan, seperti pelatihan-pelatihan yang memang mengharuskan tim kami turun langsung ke sekolah,” ujar Joni Riadi dalam sambutannya.

Pada sesi pemaparan, Joni Riadi mengajak peserta berdiskusi mengenai proses pembelajaran di Poliban serta peran kampus dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.

“Kami menyusun kurikulum berdasarkan kebutuhan industri. Kompetensi yang diinginkan industri kami tuangkan dalam kurikulum dan kami ajarkan kepada mahasiswa. Misalnya keterlibatan Poliban dengan PT Trakindo,” jelasnya.

Selain penguasaan hard skill, Poliban juga memfasilitasi pengembangan soft skill mahasiswa, mulai dari kemampuan bahasa Inggris, program praktisi mengajar yang menghadirkan praktisi industri di kelas, keterampilan kewirausahaan, hingga sertifikasi kompetensi sebagai pendamping ijazah.

“Menjelang kelulusan, mahasiswa wajib mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP melalui LSP Poliban,” tambahnya.

Ia berharap, kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan Indonesia.

Sementara itu, Wakil Direktur I Poliban, H. Ahmad Rizani, turut memaparkan informasi mengenai Poliban, mulai dari profil, jurusan dan program studi, tracer study, beasiswa, hingga informasi pendaftaran.

Ia menyampaikan bahwa Poliban memiliki berbagai jenis beasiswa yang dapat diikuti calon mahasiswa baru.

“Kita punya beasiswa KIP-K, UPZ, Baznas, dan juga dari PT SIS serta PT Trakindo,” ucapnya.

Menurutnya, Poliban juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan prestasi non-akademik melalui organisasi atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta memperluas jejaring dan pengalaman melalui program pertukaran pelajar seperti Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).

“Untuk penerimaan mahasiswa baru Politeknik Negeri Banjarmasin ada tiga jalur, yaitu SNBP, SNBT, dan Mandiri. Informasi lebih lengkap dapat dipantau melalui website pmb.poliban.ac.id atau di situs resmi poliban.ac.id,” pungkasnya.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Unit Penunjang Akademik Perpustakaan (UPA Perpustakaan) Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) bekerja sama dengan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dan wisata literasi di SD Negeri 1 Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni pada 6–7 Desember 2025.

Kepala UPA Perpustakaan Poliban, Asrani, mengatakan bahwa kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan minat baca di SDN 1 Loksado.


“Kami juga menyerahkan 500 eksemplar buku dengan 350 judul untuk SDN 1 Loksado,” ucapnya.

Ia menyampaikan bahwa pihak sekolah merasa sangat senang dengan penyerahan 500 eksemplar buku tersebut karena dapat menambah koleksi bahan bacaan di Perpustakaan SDN 1 Loksado.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Poliban dapat terus bekerja sama dengan Ikatan Pustakawan Indonesia untuk menyalurkan lebih banyak buku ke sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan.

“Semoga kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin dan apa yang disumbangkan dapat bermanfaat bagi mereka,” pungkasnya.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Setelah mengharumkan nama kampus lewat kompetisi Indonesian Sharia Financial Olimpiad (ISFO) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2025, Enam mahasiswa Program Studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah (ALKS) Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) mendapat hadiah istimewa berupa belajar literasi keuangan langsung di atas Kapal Pinisi, Sabtu (06/12/2025).

Ketua Jurusan Akuntansi Poliban, Nailiya Nikmah, menyampaikan bahwa enam mahasiswa yang memperoleh apresiasi itu adalah M. Rizki, Febriani Sarianingsih, Fahristi Fatima Az Zahra, Afriliyani Puspita Sari, Nabila Alva Reyza, dan Nadila Alva Reyza.

“Kegiatan berlangsung dari pagi hingga siang dan menghadirkan para pejabat serta praktisi dari OJK dan Bank Kalsel,” ujarnya.

Selama kegiatan, kata Nailiya, para mahasiswa diajak menyusuri Sungai Martapura menggunakan Kapal Pinisi sambil mendapatkan materi langsung dari para praktisi keuangan.

“Saya didampingi Koordinator Prodi ALKS, H. Mairijani, serta keenam mahasiswa, diajak berkeliling Sungai Martapura dengan Kapal Pinisi dan mendengarkan materi dari para praktisi. Harapannya kegiatan ini tidak hanya menjadi edukasi, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk lebih mengenal nuansa lokal Kalimantan Selatan. Barangkali dapat menginspirasi mereka membangun banua dalam bidang keuangan yang tetap berkearifan lokal,” tuturnya.

Sementara, Koordinator Program Studi ALKS, H. Mairijani, juga menyampaikan apresiasinya kepada OJK atas perhatian yang diberikan kepada mahasiswa Poliban.

“Kami sangat berterima kasih atas apresiasi dan kesempatan yang diberikan oleh OJK dan Bank Kalsel. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat menambah wawasan mahasiswa, terutama dalam hal literasi keuangan yang mungkin belum mereka dapatkan di kelas,” ucapnya.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Politeknik Negeri Banjarmasin sukses menyelenggarakan kegiatan Desiminasi Profil Lulusan Poliban dan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Kamis (04/12/2025), bertempat di Gedung Kantor Utama, Ruang Multimedia Lantai 2 Poliban.

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan mitra dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Kalimantan Selatan.

Direktur Poliban, Joni Riadi, menyampaikan bahwa desiminasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat pemahaman mitra terkait kompetensi lulusan Poliban, sekaligus mengenalkan lebih jauh Program RPL yang telah berjalan di Poliban.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mitra dapat mengetahui secara jelas capaian pembelajaran lulusan Poliban, sehingga kolaborasi dan penyerapan lulusan dapat semakin optimal. Selain itu, program RPL ini juga menjadi bentuk komitmen Poliban dalam memberikan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan desiminasi juga diisi dengan pemaparan profil jurusan dan program studi yang ada di Poliban oleh para Ketua Jurusan. Pada sesi ini, masing-masing Ketua Jurusan mengenalkan program studi beserta prospek karir lulusannya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur I Bidang Akademik, H. Ahmad Rizani, juga memberikan pemaparan terkait pelaksanaan Program RPL di Poliban, mulai dari mekanisme, manfaat, hingga peluang bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur rekognisi.

Ia menjelaskan bahwa Poliban telah membentuk struktur penyelenggara RPL, mulai dari tim pelaksana, asesor, hingga komite RPL yang bertanggung jawab dalam seluruh proses. Calon peserta yang mendaftar akan menjalani penilaian untuk mengetahui besaran rekognisi atau pengakuan SKS yang dapat diberikan sesuai ketentuan.

“Dalam prosesnya, kami melakukan penilaian untuk menentukan berapa SKS yang dapat diakui dan berapa yang harus ditempuh oleh peserta. Untuk program Sarjana Terapan yang totalnya 144 SKS, ketentuan RPL memperbolehkan maksimal pengakuan hingga 70 persen, atau sekitar 90 sampai 100 SKS. Artinya, sisa perkuliahannya bisa diselesaikan paling cepat dalam tiga semester,” jelasnya.

Rizani menambahkan bahwa Poliban saat ini membuka jalur RPL untuk jenjang Sarjana Terapan. Sebelumnya, jalur RPL telah berjalan pada program Diploma 2 yang masa studinya satu setengah tahun. Satu semester dari masa studi tersebut direkognisi dari pembelajaran siswa di SMK.

“Jadi pendaftaran untuk proses RPL ini kita rencanakan pada bulan Februari, dan setelah itu langsung mulai proses perkuliahan,” pungkasnya.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Politeknik Negeri Banjarmasin menggelar lomba membaca cepat antar mahasiswa pada Rabu (03/12/2025) di Ruang Multimedia Lantai 2 Gedung Kantor Utama Poliban.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca serta memahami teks dengan cepat dan akurat, khususnya bagi mahasiswa.

Terkait pelaksanaan lomba tersebut, Direktur Poliban, Joni Riadi, mengapresiasi serta mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi oleh UPA Perpustakaan.

“Kegiatan ini sangat bagus dilaksanakan, karena bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk melatih konsentrasi melalui topik-topik yang diberikan saat lomba, dan juga mengasah soft skill mereka,” ungkapnya.

Menurutnya, minat baca mahasiswa Poliban cukup baik, terlihat dari jumlah peserta lomba yang mencapai 52 orang.

“Pesertanya ada 52 orang berdasarkan laporan Kepala UPA Perpustakaan, terdiri dari 28 perempuan dan 24 laki-laki. Ini sangat luar biasa. Saya juga melihat UPA Perpustakaan sebelumnya terasa lebih luas dari sekarang, ternyata peminat yang datang ke perpustakaan meningkat. Dan ini menjadi PR kita bagaimana nanti kita besarkan lagi perpustakaan kita ini. Dari informasi Kepala UPA Perpustakaan, Pak Asrani, peminat baca di Poliban per hari bisa mencapai 100 orang pengunjung. Saya sangat bangga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPA Perpustakaan Poliban, Asrani, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan.

“Alhamdulillah, ini berawal dari ide kita, para pustakawan, untuk mengadakan lomba membaca cepat. Kemudian, istisyarah, kemudian kita konsultasikan, kita diskusikan, dan kita ajukan kepada Bapak Direktur. Alhamdulillah, Bapak Direktur menyambut baik dan sangat mendukung dalam kegiatan ini,” tuturnya.

Asrani menyebutkan bahwa selain meningkatkan kemampuan membaca, lomba ini juga berperan dalam meningkatkan kemampuan mengingat dan memahami informasi bagi mahasiswa.

“Artinya, apabila kita semua membaca buku, jangan hanya sekadar dibaca saja. Pas ditanya orang, ‘Apa isinya tadi?’ kita lupa. Nah, jadi perlu kita ketahui juga isinya apa, dan kita ingat apa makna dari sebuah yang kita baca tadi,” terangnya.

Ia berharap, kegiatan lomba membaca cepat yang pertama kali diadakan di Poliban ini dapat menjadi agenda rutin tahunan untuk meningkatkan minat baca mahasiswa.

“Harapannya, semoga kegiatan ini bisa terus kita laksanakan, dan dari sini bisa meningkatkan lagi peminat baca pada mahasiswa kita di Poliban,” tandasnya.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail

Di tengah semakin tingginya minat masyarakat terhadap instrumen keuangan berbasis syariah, investasi sukuk kini menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan. Namun, masih banyak yang belum tahu sebenarnya apa itu investasi sukuk, dan bagaimana cara memulainya?

Oleh karena itu, Politeknik Negeri Banjarmasin menggelar Kuliah Tamu “Mengenal Investasi Sukuk” bersama BNI Sekuritas untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa, khususnya Program Studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah (ALKS), bertempat di Gedung Akuntansi Poliban, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan kuliah tamu dibuka secara resmi oleh Dosen sekaligus Koordinator Program Studi ALKS, Mairijani.

Kuliah tamu kali ini menghadirkan narasumber dari Branch Manager BNI Sekuritas Banjarmasin, Yuniar Fariza, serta Dimas Reza Novianto selaku Kepala Seksi Pelaksanaan Pembiayaan dan Analisis Kinerja Proyek Surat Berharga Syariah Negara 1 DJPPR.

Menanggapi hal itu, Nailiya Nikmah, Ketua Jurusan Akuntansi Poliban, mengaku sangat bangga karena Prodi ALKS bisa mendapatkan kesempatan untuk menambah wawasan dan ilmu baru mengenai investasi sukuk.

Menurut dia, kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa ALKS untuk menggali ilmu lebih luas lagi.

“Setelah kegiatan ini, saya berharap mahasiswa dapat terpantik rasa ingin tahu dan semangat belajarnya serta bertambah wawasan dan pengetahuannya, terutama tentang investasi sukuk, karena kadang ada hal-hal yang tidak didapat di perkuliahan biasa,” ucapnya.

Dengan adanya kuliah tamu ini, mahasiswa ALKS diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar investasi sukuk, tetapi juga mampu melihat peluang dan tantangannya di masa depan.

0 comments
0 FacebookTwitterLinkedinEmail