Empat robot buatan Politeknik Negeri Banjarmasin mengikuti Kontes Robot Indonesia tahun 2021

Empat robot buatan Politeknik Negeri Banjarmasin mengikuti Kontes Robot Indonesia tahun 2021

Empat robot buatan Politeknik Negeri Banjarmasin mengikuti Kontes Robot Indonesia tahun 2021 yang dilaksanakan secara daring pada Senin. 20 September 2021. Direktur Politeknik Negeri Banjarmasin Joni Riadi ikut memantau langsung para mahasiswanya mengikuti kontes robot tersebut di gedung Poliban, Politeknik Negeri Banjarmasin hampir tidak pernah absen mengikuti kontes yang diselenggarakan Kemendikbud-Ristek tersebut. Menurut beliau, Politeknik Negeri Banjarmasin menurunkant robot sesuai katagori semua lomba, yakni, Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Sar Indonesia (KRSI), Kontes Robot Sepak bola Beroda Indonesia (KRSBI) dan Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI). Team robotik Poliban berada di wilayah 2 untuk kontes robot Indonesia. Ketua Tim Robotik Poliban Sarifudin mengatakan Kebanyakan mahasiswanya yang membuat robot ini dari Jurusan Teknik Elektro.”Mereka beberapa kali juara, moga robot ciptaan mereka ini kembali berhasil meraih juara,”

Pada lomba ini satu wilayah itu lebih 20 kampus yang memgikuti, namun pihaknya tetap optimis bisa meraih prestasi salah satu atau dua katagori lomba. Dia menyebutkan, semua robot yang ditampilkan ini ciptaan baru mahasiswa, di mana persiapannya sudah sejak bulan Mei lalu.

“Setiap tahun itu lain-lain temanya, jadi memang harus robot baru,” paparnya.Pembimbing Tim Robot Ketua Tim Robotik Poliban Sarifudin Agus SBN menambahkan, sudah cukup banyak robot ciptaan mahasiswa di sini, karena setiap kali lomba berbeda-beda “Jadi mulai tahun 2002 sampai sekarang, setiap kontes kita ikuti, jadi bisa dihitung kakau setiap kontes itu ada empat robot,” tuturnya.

Karena temanya selalu beda demikian juga tantangannya, hingga mahasiswa Ketua Tim Robotik Ketua Tim Robotik Poliban Sarifudin Sarifudin selalui menyesuaikannya. Kreatif dan inovasi mereka diuji untuk menciptakan hal yang luar biasa.

“Sebenarnya penciptaan robot ini minimalisasi dari industri, kalau mereka menguasai, saat bekerja di industri nanti mereka tidak asing lagi. Bahkan harapannya ada yang bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: MAAF!!! Tidak bisa Klik Kanan
X