Produksi Yoghurt dan Teknik Promosi di Internet dijadikan Pengabdian Dosen kepada Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta, karena termaktub dalam tri dharma perguruan tinggi, tidak terkecuali Dosen Program Studi D3 Teknik Informatika Politeknik Negeri Banjarmasin yang terdiri dari Rahimi Fitri, S.Kom., M.Kom, Herlinawati, S.Ag., M.Ag, Arifin Noor Asyikin, ST., MT, Agus Setiyo Budi Nugroho, S.Kom., M.Kom Aulia Akhrian Syahidi, S.Pd., M.Kom. yang pada kesempatan kali

ini melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertempat di Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam-Zam Banjarmasin pada tanggal 1 September 2019. Sasaran peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh anak-anak remaja dan pengurus Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam-Zam Banjarmasin.

 

Materi pertama yang dipaparkan tentang pelatihan pembuatan yoghurt perumahan disampaikan oleh Rahimi Fitri, S.Kom., M.Kom. selaku ketua tim pengabdian kepada masyarakat.  Yoghurt atau yogurt adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk sari kacang kedelai. Produksi modern sekarang ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. Yoghurt tersedia dalam beraneka macam rasa, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, atau rasa cokelat juga populer.

Mengkonsumsi yoghurt juga memiliki banyak kelebihan, salah satunya menjaga daya tahan tubuh. Usaha yoghurt juga sangat menjanjikan, pembuatannya pun tidak terlalu rumit serta bahan bakunya mudah didapatkan. Maka dari itu dengan pelatihan pembuatan yoghurt ini bisa memberikan keterampilan dan ide untuk membuka usaha. Para peserta sangat antusias melihat demo pembuatan yoghurt, sampai pada cara pengemasan dan pemberian label kemasan.

Kemudian materi kedua yang disampaikan oleh Aulia Akhrian Syahidi, S.Pd., M.Kom. berisi tentang pelatihan pemanfaatan internet sebagai media pemasaran yoghurt. Setelah yoghurt telah dikemas dengan rapi, ada perlunya mereka mengetahui cara pemasarannya. Awalnya diberikan dasar-dasar pemasaran secara tradisional, kepada siapa produk yoghurt dipasarkan (sasaran pasar/konsumen), kemudian diarahkan untuk memanfaatkan internet untuk media pemasaran, alasannya karena dari data MENKOMINFO bahwa pengguna internet semakin tahun semakin meningkat. Media promosi yang direkomendasikan menggunakan media sosial berupa instagram, dikarenakan aplikasi instagram sangat banyak digunakan dan Indonesia berada pada peringkat ke-4 dengan pengguna instagram terbanyak. Para peserta diberikan paparan untuk membuat akun instagram, beralih ke akun bisnis, memahami cara kerja dari akun bisnis di instagram, pengelolaan akun, cara memposting dan memilih waktu yang tepat untuk posting, dan tugas apa saja yang harus dilaksanakan.

Para anak-anak dan pengurus panti asuhan sangat menyambut baik kegiatan ini, mereka juga sangat aktif bertanya kepada pemateri seputar materi yang disampaikan. Mereka juga tertarik untuk membuat yoghurt sendiri dan bisa mempromosikannya sebagai tambahan usaha mereka. Acara terakhir ditutup dengan doa serta ucapan terima kasih dari ketua tim dan diakhiri dengan foto bareng serta makan siang bersama.

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: MAAF!!! Tidak bisa Klik Kanan
X